Akibat Revolusi Bumi

Senin, 23 Juli 2012


                                                                                        sumber foto: data pribadi

Salah satu akibat revolusi bumi yaitu terjadinya gerakan semu yang berupa pergeseran matahari dari garis belahan bumi utara  (GBU), sebesar 23,5 derajat lintang utara dan garis balik selatan sebesar 23,5 derajat lintang selatan. hal tersebut disebabkan matahari tidak selalu beredar di ekuator. pergeseran matahari paling jauh sampai ke garis 23,5 derajat LU sampai dengan 23,5 derajat LS.
                 ketika matahari berada pada posisi 23, 5 derajat lintang utara, terjadi tepatnya pada tanggal 22 bulan juni, kemudian pada tanggal 21 maret dan 23 september posisi matahari tepat terletak di garis khatulistiwa. sehingga pada tanggal tersebut ketika jam 12 siang di daerah khatulistiwa tidak akan melihat bayangan kita. karena matahari tepat di atas garis khatulistiwa tersebut. kemudian gerak semu tahunan matahari bergerak ke garis balik selatan yaitu terletak sampai 23,5 derajat lintang selatan pada tanggal 22 desember.
               dampak selanjutnya pengaruh dari revolusi bumi adalah pergantian musim, salah satu contoh Belahan bumi utara dan selatan mengalami empat musim. Empat musim itu adalah musim semi, musim panas, musim gugur,, dan musim dingin. pengaruh selanjutnya adalah perubahan letak rasi bintang. sudah kita ketahui bahwa bintang membentuk kelompok-kelompok yang sering kita sebut dengan istilah Rasi. Bintang membentuk sebuah rasi sebenarnya tidak berada pada lokasi yang berdekatan. Karena letak bintang yang satu dengan letak bintang yang lain tersebut berjauhan, maka ketika di amati dari bumi seolah-olah tampak berdekatan. Rasi bintang yang kita kenal antara lain Aquarius, Pisces, Gemini, Scorpio, Leo, dan lain-lain. apabila kita perhatikan ketika nenek moyang kita hidup, interaksi mereka sangat dipengaruhi oleh informasi yang disajikan oleh fenomena yang ada di langit. salah satu contoh ketika nelayan pulang kembali ke daratan setelah berlayar di tengah laut di bantu oleh salah satu dari arah rasi bintang.
                 hal lain yang dipengaruhi oleh adanya revolusi bumi yaitu terjadinya perbedaan lamanya siang dan malam. misalnya pada tanggal 21 maret sampai dengan tanggal 23 september: kutub utara mendekati matahari, sedangkan kutub selatan menjauhi matahari, belahan bumi utara menerima sinar matahari lebih banyak dari pada belahan bumi selatan, dan panjang siang di belahan bumi utara lebih lama dari pada di belahan bumi selatan, serta di wilayah kutub utara terdapat daerah yang mengalami siang selama 24 jam.
                      pada tanggal 23 september sampai dengan 21 maret : kutub selatan lebih dekat dengan matahari sedangkan kutub utara lebih menjauhi matahari, kemudian belahan bumi selatan menerima sinar matahari lebih banyak dari pada belahan bumi utara, panjang siang di belahan bumi selatan lebih lama dari pada belahan bumi utara dan di sekitar kutub utara terdapat wilayah yang mengalami malam 24 jam.
                     Kemudian pada tanggal 21 maret dan 23 desember: daerah kutub utara dan kutub selatan berjarak sama terhadap matahari, kemudian belahan bumi utara dan belahan bumi selatan menerima matahari sama banyaknya, panjang siang dan malam di seluruh belahan bumi sama panjangnya dan pada saat ini lah di daerah khatulistiwa matahari pada siang hari tepat melintasi ubun -ubun kita.. (dari berbagai sumber)


- semoga bermanfaat- 

SESUATU DI TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE - PANGRANGO

Jumat, 13 Juli 2012

Gunung gede-pangrango merupakan salah satu diantara gunung yang terdapat di jawabarat yang berada di lingkungan taman nasional. Gunung Gede-Pangrango merupakan gunung yang paling sering di daki di Indonesia, meskipun peraturan dibuat seketat mungkin, ini mungkin dikarenakan lokasinya yang cukup dekat dengan kota besar di jawabarat dan DKI yaitu dekatan dengan Jakarta dan kota Bandung.
          Gunung gede pangrango secara astronomis terletak antara 106º51’ – 107 º02’ BT dan 64º1’ – 65 º1’ LS. Sedangkan secara administrative Gunung gede - pangrango terletak di antara kabupaten cianjur dan kabupaten sukabumi, dengan jarak ke terdekat ke kota yaitu ke kota cianjur. Gunung gede-pangrango memiliki ketinggian 2.958 meter dari permukaan laut (mdpl), dengan waktu pendakian kira-kira kurang lebih 6-7 jam melalui jalur cibodas, 5 -6 jam memlaui jalur gunung putrid dan 7,5 – 8,5 jam melalui jalur salabintana.

KONDISI ALAM:
Gunung gede-pangrango merupakan gunung yang memiliki kekayaan alam yang tak terhingga, karakteristik hutan hujan tropis mendominasi daerah tersebut. Apabila mendaki pada waktu siang hari apabila sedang beruntung kita akan disuguhkan nyanyian berbagai jenis burung liar, dan kongkorongoknya ayam hutan (cangehgar). Apabila kita mendaki melalui jalur cibodas, kita akan disuguhkan pula oleh gejala Biosfer lainnya seperti:
-         Air terjun cibeureum
-         Telaga biru
-         Air terjun panas
-         Berbagai jenis anggrek dan rotan
-         Kawah
-         Keindahan bunga edelweiss

JALUR PENDAKIAN:
Ada tiga jalur pendakian dengan batas maksimum jumlah kuota pengunjungnya, yaitu: Jalur Cibodas, Jalur Gunung Putri, dan Jalur Selabintana . Selabintana merupakan jalur terpanjang dengan waktu tempuh pendakian sekitar 7,5-9 jam. Waktu yang dibutuhkan untuk pendakian dari semua jalur umumnya 2 hari. Dengan rentangan waktu pendakian secara umum sekitar 6-7 jam melalui Jalur Cibodas atau 5-6 jam melalui Jalur Gunung Putri dan 7,5- 8,5 jam melalui Jalur Selabintana.

Salam rimba !!!!!!!!

SUMBER: http://gispala.wordpress.com/2011/06/11/gunung-gede-gunung-favorit-para-pendaki-dan-peneliti/

KUMPULAN FOTO DARI DINDING FACEBOOK

 
 
 

YANG SAYA UCAPKAN UNTUK ANDA

......terimakasih telah berkesempatan mengunjungi blog kami .....